Postingan

Review Film

Gambar
Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini Cerminan keluarga yang hangat namun sarat luka “ Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, besok buat yang lebih baik lagi.”  " Sabar, Satu per satu". Tanggal 4 Januari aku bersama teman pergi ke bioskop untuk menonton Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Jarak rumah ke bioskop cukup jauh. Kami tiba disana pukul 13.00, film diputar jam 13.15. Tumben sekali hari ini ramai, mungkin karena weekend atau memang film yang tayang bagus-bagus. Aku sudah tidak sabar bertemu dengan Angkasa, Aurora dan Awan apalagi ada si Kale hehe.  Antrian cukup panjang. Dan ternyata kita kehabisan tiket. Tepat satu orang di depan kita adalah kursi terakhir di jam 13.15. Rasanya sangat sedih, padahal aku sudah buru-buru sekali kesini. Akhirnya , Kami memustuskan untuk nekat tetap melihat pada pukul 18.15. Sepanjang Film, terasa nyata. Bagaimana sebuah keluarga yang terlihat sempurna ternyata menyimpan luka yang amat dalam. Tidak hanya orang tua tetapi a...

Hard News (Straight)

Gambar
BABUSSALAM DRUM CORPS BORONG PIALA DALAM RANGKA LOMBA DRUMBAND DI TULUNG AGUNG Tulungagung (3/11/2019), BBSDC (Babussalam Drum Corps) Madiun mengikuti lomba drumband tingkat nasional. Lomba ini digelar dalam rangka memperebutkan piala bergilir Persatuan Drumband seluruh Indonesia. Bertempat  di Pondok Pesantren Jawahirul Hikmah Tulungagung. Ajang tahunan ini dilaksanakan dalam dua tingkat yakni tingkat pelajar (junior) dan tingkat umum (senior). Babussalam Drum Crops dengan 85 peserta berhasil memborong piala dalam lomba unjuk gelar klasemen umum. Lagu yang dipersembahkan ialah Mazinger Z Infinity Opening Theme, Tema de Batalla, Last Letter, dan Mazinger Z Infrinity Ending Theme. Dalam tingkat umum lomba ini diikuti lima unit drumband seluruh Indonesia. Teknis lomba pada kompetisi ini dimulai dengan masuknya tim official ke area perlombaan, untuk menata alat drumband yang akan digunakan berkompetisi. Selanjutnya peserta memasuki area lomba dan mulai mempertunjukan aksi...

FEATURE BIOGRAFI (SOSOK)

Gambar
HERU SISWANTO, SOSOK PENOLONG PENDERITA GANGUAN JIWA Apa yang terlintas di benakmu kala mendengar orang dengan gangguan jiwa ? orang yang berperilaku aneh ? atau orang yang dipinggirkan ?. Berbeda dengan Perkumpulan Rumah Terapi Jiwa Margo Widodo di Dukuh Krajan, Desa Paringan, Kecamatan Jenangan, Kabutaen Ponorogo. Sosok berkulit sawo matang dengan jenggot putih tebal dengan ikhlas meluangkan tenaga dan kasih sayang untuk para orang terbelakang. Berawal dari rasa peduli akan banyaknya jumlah masyarakat Paringan yang memiliki gangguan kejiwaan, Heru Siswanto lelaki berumur 49 tahun tersebut merasa terpanggil untuk mendirikan Rumah Terapi Jiwa. Perjalanan mengabdi bapak dua anak tersebut dimulai tahun 1990. Pada tahun tersebut Heru mulai terjun ke ranah sosial untuk membantu masyarakat sekitar Jenangan yang terkena musibah. Bukan hal mudah menghadapi problematika sosial dilingkungannya, apalagi dalam bidang kesehatan. Belum adanya BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) , Jam...

Artikel

Benarkah iklan mendorong perilaku konsumtif bagi masyarakat ? Iklan telah menjadi media andalan bagi para produsen untuk memperkenalkan produk mereka. Tidak bisa dipungkiri, iklan mampu menyihir khalayak untuk mengkonsumsi produk yang ditawarkan. Secara fungsional iklan bertujuan memberikan informasi dan mengajak masyarakat untuk membeli produk produsen. Namun,   Iklan sering tampil dengan menyuguhkan produk yang dilebih-lebihkan tanpa memikirkan efek negatif kedepannya. Hal ini membuat masyarakat mudah tergiur untuk mencobanya dan menimbulkan sikap konsumtif.             Secara sederhana iklan adalah pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan kepada masyarakat lewat suatu media. Semakin leluasanya produsen dalam mengiklankan produk mereka, semakin besar pula kesempatan membujuk masyarakat untuk mengkonsumsi produknya. Pada sebagaian masyarakat berkembang suatu kebutuhan akan barang barang material terus me...

Hai Hujan

Hujan Turun Hujan datang..                                                        Meluncur lihai tanpa aba-aba menyulap langit mendung Mengalir deras tanpa menunggu sang empu rindu Atap rumah basah daun-daun basah Jalanan serta ladang turut basah Jemuranku tidak Alhamdulillah aku sudah menyelamatkannya Lalu, burung-burung berhenti menari Mereka saling menyelimuti diri Langit sepi, kosong Hujan belum berhenti, padahal segera ku harap pelangi Aku menyerah pada gemericik hujan yang menahanku berdiri di gardu Aku juga pasrah ketika beribu buliran air menyerang tubuhku Semakin kencang, aku seperti atap, daun, jalanan bahkan ladang Basah bersama hujan, membuat ku semakin rindu A...

Ronta

Kisah yang hilang Sahabatku Pergi Curhatannya tak ku tampung lagi Ocehannya tak ku dengar lagi Dongeng yang setiap hari terdengar Terkikis sirna samar samar Canda dan dukanya raib Bersama Kenangan yang terjilid solid Kisah dua Manuasia gila kini hilang Ditelan perputaran bumi yang tak merestui Kisah dua jiwa kini meradang Dicerca dunia yang tak rela mereka bersama Lihat! Lambaian tangan dan ketawa palsu pada dirinya Sementara tangis lara menerpa sejadinya Dimana raga tak lagi bertemu Dimana mata tak lagi beradu Sendu, Kini semua terasa sunyi Menguap terbawa ilusi Lagi, sepi aku sendiri